Kamis, 22 Desember 2011

apa sih bedanya JVM, JRE, JDK sama SDK ?


1. JVM (Java Virtual Machine)

JVM inilah yang merupakan jantung dari Java Platform. JVM ini adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor. JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform. JVM ini-lah yang membuat Java "write once, run everywhere" alias multi-platform




2. JRE (Java Runtime Environment)
JRE inilah yang memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary-binary dari class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya




3. JDK (Java Development Kit)
Seperti namanya, JDK adalah semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development. JDK ini berguna saat Anda menulis code program. Seperti halnya JRE, JDK juga memiliki JVM di dalamnya.
• javac, yaitu program untuk meng-compile kode sumber
• java, yaitu program untuk meluncurkan aplikasi




4. SDK (Software Development Kit)
Ini lain lagi ceritanya. SDK ini biasanya adalah kumpulan dari tools yang dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan program. Jadi di dalam SDK itu ada JDK-nya, ada JRE-nya serta mungkin IDE-nya juga.
jadi pada intinya gini nih... :
1. JVM itu ada di dalam JRE
2. JVM juga ada di dalam JDK
3. fungsi JRE untuk "membaca" program Java
4. sedangkan JDK untuk "menulis" program Java, dan
5. SDK umumnya berisi JDK & JRE.


Kamis, 15 Juli 2010

MUI Imbau Tera Ulang Arah Kiblat 14-18 Juli Pukul 16.27 WIB



Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meralat fatwa bahwa arah kiblat tidak ke arah barat, namun ke arah barat laut. MUI mengimbau para pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk menera ulang arah kiblat mulai Rabu-Sabtu, 14-18 Juli pukul 16.27 WIB (sebelumnya tertulis Jumat 17 Juli pukul 16.28 WIB).

"Daerah mana pun yang mampu menerima sinar Matahari pada jam itu, kita bisa sederhana menera arah kiblat. Arah lawan bayangan itulah arah kiblat berada, karena jam itu posisi Matahari tepat berada di atas Ka'bah," ujar Sekretaris MUI Asrorun Niam ketika dihubungidetikcom, Kamis (15/7/2010).

Posisi Matahari pada jam itu atau pukul 12.27 waktu Arab Saudi yang tepat berada di atas Ka'bah berlaku di seluruh dunia. Jika pada bagian Indonesia tengah dan timur pada waktu itu masih bisa menerima Matahari, maka masjid-masjid di daerah itu bisa melakukan tera ulang dengan toleransi kurang lebih 5 menit.

"Tepatnya 16 Juli dengan waktu toleransi H-2 sampai H+2 juga masih akurat. Toleransi waktu plus minus 5 menit masih akurat," imbuhnya.

Dengan ini MUI pun mengimbau para pengurus masjid di Indonesia untuk melakukan tera ulang arah kiblat dengan memanfaatkan momentum ini. Momentum pertama untuk menera ulang Ka'bah terjadi pada 28 Mei 2010 lalu pukul 16.18 WIB. Dalam ilmu falak (astronomi) hari itu disebut dengan yaum rashdil qiblah (hari untuk mencocokkan arah kiblat).

"Secara otomatis konsekuensi tentang kiblat kita minta kepada masyarakat muslim pengurus masjid menera ulang melalukan ijtihad sederhana menentukan arah kiblat. Yang paling penting seandainya arah masjid kurang pas, tidak serta merta membongkar masjid, tinggal geser saja sajadahnya," ungkap doktor hukum Islam ini. (nwk/nrl)


sumber : http://www.detiknews.com/ Nograhany Widhi K - detikNews

Bing dan Yahoo 'Gigit' Google


Jakarta - Kompetisi di segmen pencarian online kian seru dengan Google, Yahoo dan Bing menjadi pemain utamanya. Bulan Maret 2010 mencatat hasil cukup menarik soal persaingan ketiganya dalam mempertahankan 'gigitan' kue bisnis. 

Google memang masih sangat perkasa di puncak, namun pangsa pasarnya sedikit 'tergigit' oleh Yahoo dan Bing. Ya, Google kehilangan sedikit market sharesedangkan dua rivalnya mencatat kenaikan.


Pada bulan Maret menurut data comScore, Google memiliki 65,1% pangsa pasar. DikutipdetikINET dariWebProNews, Minggu (11/4/2010), persentase ini menurun dari bulan sebelumnya yang mencapai 65,5%.

Sedangkan laju peningkatan Bing belum terbendung. Untuk 10 bulan berurutan, mesin cari andalan Microsoft ini terus menaikkan kekuasaannya menjadi 11,7% di bulan Maret dari yang sebelumnya 11,5% di Februari.

Sedangkan Yahoo berhasil lepas dari mimpi buruk. Setelah 13 bulan berurutan anjlok, tak dinyana pangsa pasar Yahoo berbalik meningkat di bulan Maret menjadi 16,9%. Di bulan Februari, Yahoo memiliki 16,8% kue pencarian online.

Yahoo tentu berharap hasil tersebut bisa menjadi titik balik peruntungannya untuk bulan-bulan mendatang.

sumber : Fino Yurio Kristo - detikinet http://www.detikinet.com